Rabu, 23 Juli 2014

Goresan Tinta Bernama Kenangan - Part 2

Tulisan ini awalnya ditulis dengan tujuan ucapan terima kasih saya kepada semua anggota Las Veras, tetapi karena ada masalah teknis selama proses editing, tulisan ini sedikit terlambat dari target penerbitan. Secara tidak sengaja saya kembali melakukan proses editing pada tanggal 22 Juli 2014, tepat 1 tahun kami memulai bersama. Happy 1st Anniversary Las Vera's 58 ({}) Semoga di kelas 12 ini kita semua akan lancar dan sukses selanjutnya, semoga kalian sehat selalu biar praktek tidak ada yang ketinggalan dan biar bisa selalu beribada kepada Tuhan :) Aamiin....

Semester 4 pun berjalan, pada semester ini bisa dibilang semester paling cepat karena kami banyak merasakan libur atau potongan jam belajar karena persiapan kelas 12 menghadapi Ujian Nasional. Tetapi hal itu tidak menyurutkan keakraban diantara kami, malah diantara kami semakin akrab walaupun tidak bertemu. Keakraban kami bertambah karena kami merasa saling membutuhkan satu sama lain, yaa terutama dalam hal mencontek pr atau pun tugas. Karena walaupun kami banyak libur atau potongan jam belajar, tetapi tetap saja kami kebanjiran tugas dan pr seolah-olah kami daerah Kampung Melayu yang siap menampung derasnya banjir yang berupa pr dan tugas saat libur, bahkan saat hari biasa pun kami kebanjiran tugas dan pr.
Di semester 4 ini juga kami menghadapi banyak ujian, mulai dari hilangnya handphone teman kami yaitu Galuh dan Clarent, serta kesedihan mendalam buat saya sendiri yaitu hilangnya kacamata saya di sekolah, tanpa itu saya bukan apa-apa, tanpa itu saya hanya menjadi sebuah elektron yang tereksitasi kemudian karena tidak stabil mengalami deeksitasi lagi, menjadi sosok yg penuh denga ketidakpastian (alah bacot!). Tapi hal itu tidak menyurutkan keakraban antara kami, walaupun sempet berspekulasi tentang siapa yang mengambil tetapi kami tetap solid dan tidak ingin terpecah belah. Di semester ini saya semakin merasa yakin bahwa saya tidak akan meninggalkan SMAKBo dan pindah ke lain sekolah, ini semua karena berkat kepedulian teman-teman 11-2 yang saling mendukung agar kami tidak berkurang keanggotaannya, karena kami mempunyai motto "Kita memulai bersama, dan kita akan mengakhirinya bersama pula". Sebenarnya motto itu tidak dapat terwujud, karena di tengah perjalan semester 3 kami kehilangan salah satu teman kami yaitu Rizky Septian Nugraha yang pindah kelain sekolah entah untuk alasan apa, belajar dari situ mungkin teman-teman yang lain merasa tidak ingin kehilangan teman lagi sehingga kita saling mendekatkan diri dan bergabung dengan semuanya tanpa mengenal dari daerah mana dia berasal, dari golongan apa dia berasal, serta dari kelas 10 apa dia awalnya. Kami disini berbaur menjadi 1, menjadi LAS VERAS.
Tak terasa ujian akhir semester pun sudah di depan mata, kami sudah harus saling berpisah satu sama lain dan berjuang sendiri-sendiri untuk menentukan nasib kami apakah kami akan lanjut ke kelas 12 atau kami akan tetap tinggal diam di kelas 11. Pada hari-hari terakhir menjelang UAS, saya merasa saya semakin sayang dengan kelas ini, dengan kelas yang awalnya saya cap akan membosankan tetapi ternyata tidak, dengan kelas yang penuh persaingan sengit dan dingin ternyata tidak. Itu semua tidak terbukti, buktinya adalah kalian kelas yang tidak membosankan, kelas yang penuh persaingan tetapi tetap ceria satu sama lain. Aah terlalu banyak keajaiban-keajaiban diantara kita semua.
DI hari-hari terakhir kami bersama, banyak guru yang tidak masuk karena telah selesai memberikan materi bagi kami di kelas 11 serta kisi-kisi ujian akhir semester. Karena kekosongan itu kami mengisi waktu luang dengan cara bermain ToD (truth or dare), ABC 5 dasar, serta sambung kata. Disini kami berbaur menjadi satu, meninggalkan kesibukannya masing-masing dalam membuat rangkuman praktikum volumetri dan bermain dengan penuh keceriaan seolah-olah kami tidak ada beban dan merasa seperti anak kecil yang kerjaannya hanya bermain dan bermain, padahal selepas dari itu kami pun menyadari bahwa BuSak kami masih jauh dari kata selesai, masih ada materi yang belum paham, dan segala permasalahan lainnya. Hal itu menjadikan kami semakin solid, semakin erat rasa kekeluargaan dan semakin erat rasa saling membutuhkan satu sama lain. Kalian memang juaranya kawan, kalian memang yang terhebat dalam hal seperti ini.
Kemudian pada semester 4 ini saya dominan duduk dengan Arfan, posisinya di paling pojok kanan. Di depan saya ada Windy (orang yang katanya menyukai Arfan) dan Nanda (chairmate Windy dari semester 3). Suatu hari ketika sedang tidak ada guru kami saling ngobrol satu sama lain. Tanpa sengaja kami membicarakan tentang usaha di masa depan yang akan kami rilis. Kemudian dengan yakinnya saya berkata
"4 tahun dari sekarang, kita akan berkumpul lagi dan akan membuat sebuah usaha restoran"
Hal itupun diamini oleh Saya, Windy, Nanda, Dan Arfan. Bahkan untuk konsep restoran yang kami buat pun sudah ada, seperti apa modelnya, masakan yang akan dijual, hingga teknik pemasarannya pun sudah kami pikirkan. Karena kami yakin 4 tahun dari saat ini (tepatnya tahun 2018) kami telah sukses dalam berkarier dan mempunyai uang yang cukup untuk memulai suatu usaha. Doakan kami yaa teman-teman semoga ini benar-benar terwujud. Aamiin
Tak terasa saya sudah diperintahkan untuk memberikan rekap absensi semester 4 kepada ibu Vera. Saya mengerjakannya di rumah. Lembar demi lembar saya lewati tanpa ada yang terlewatkan satu hari pun di agenda kelas. Kemudia saya diam sejenak, menghela nafas, dan mencoba mengingat semua kenangan-kenangan yang pernah kita lewati bersama. Rasanya terlalu berat bagi saya untuk meninggalkan kalian, saya merasa masih banyak hal yang belum saya kerjakan untuk kalian dan bersama kalian. Kalian adalah orang-orang hebat yang bearti di hidup saya, merubah arah pandang saya, menghidupkan kembali semangat saya bersekolah, dan penghibur disaat saya merasa sedih. Rasanya banyak yang ingin saya tulis untuk kalian semua, tapi saya rasa tidak akan muat kalau saya luapkan di blog saya ini karena terlalu banyaknya kenangan bersama kalian dan saya cukup menyimpannya disini, di hati dan pikiran saya.
*****
Hari pun sudah semakin gelap, suara jangkrik di sekitar rumah sudah nyaring saling bersahutan satu sama lain. Sepi menyerang perumahan tempat saya tinggal. Dan baterai laptop dari full untuk 4 jam setengah sekarang tinggal untuk 30 menit. Terlalu banyak kenangan yang ingin saya tulis sehingga perlu saya saring dahulu yang kiranya benar-benar seru dan berkesan. Tak terasa saya sudah menyelesaikan permintaan tulisan dari Ghina khusus untuk kelas 11-2. Tangan saya berhenti sejenak menekan tuts pada keyboard laptop saya, saya kembali berpikir dan mengingat kejadian-kejadian bersama kalian. Kemudian tanpa sengaja airmata saya mengalir begitu saja, tanpa aba-aba dari saya. Saya sedih harus berpisah dengan kalian.
Seharusnya saya sudah menyadari bahwa perpisahan ini akan terjadi. Dari awal mata kita bertatapan, mulut kita saling beradu cakap, dan tangan kita saling berjabat. Setiap ada pertemuan pasti selalu ada perpisahan, dan di setiap perpisahan pasti ada rasa duka yang mendalam diantara kita. Kemudian di sudut kamar saya yang kecil ini saya hanya bisa memeluk semua kenangan bersama kalian, yang pernah mewarnai hidup saya dengan bantuan sinar cahaya tampak, membantu menjalani hidup yang seimbang diantara ketidakseimbangan. Tak ada kata dan tak ada penjelasan, kita semua berpisah satu sama lain, tapi tetap hati kita akan saling terpaut dan teringat ketika terucap kata "Las Veras" dari mulut kita. Ingatlah kita pernah menjalani hari-hari yang sulit bersama, hari-hari dimana laporan menumpuk, pr dan tugas segunung menanti untuk disentuh, presentasi menanti untuk dipelajari, serta quiz yang akan ditempuh esok hari. Kembali lagi kawan airmata ini mengalir tanpa ada aba-aba. Sekian tulisan dari saya, sengaja saya tidak melanjutkan lagi karena saya tidak ingin terlihat terlalu berpisah dengan kalian. I Love You Guys ({})
Ini adalah Cover Project Kami di Semester 3. Ini Cover Depan

Ini adalah Cover Project Kami di Semester 4

Ini adalah Cover Project Kami di Semester 4

 *****
Bersama tulisan ini saya mohon maaf karena tidak sempat meminta maaf secara langsung dengan kalian. Saya mohon maaf ke kalian kalau ada kata-kata yang kurang berkenan di hati kalian, gaya bicara saya yang keras serta kasar (maklum gaya Sumatra saya masih kental sekali), tingkah laku saya yang membuat kalian kesal. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Tulisan ini ditulis tanggal 3 Juli 2014 dan setelah melewati proses editing 2 kali baru diterbitkan dan secara tidak sengaja bertepatan dengan 1 tahun kita saling mengenal satu sama lainnya dan menjadi sebuah keluarga yang bernama Las Veras :)